Shalatnya orang dalam perjalanan part 1 (Qashar)

Assalamualaikum, duh sudah lama nih tidak update blog. Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah Swt ya, diberikan kesehatan serta keselamatan selalu, aamiin allahummaamiin. 

Dalam postingan ini saya ingin belajar mengenai shalatnya seseorang yang sedang dalam perjalanan. Seseorang yang sedang dalam perjalanan mendapatkan dispensasi atau rukhsoh dari Allah Swt yakni berupa keringanan dalam menjalankan shalat. Orang yang sedang dalam perjalanan dapat melakukan qashar dan menjamak shalatnya. Qashar adalah mengurangi rakaat dalam shalat yang tadinya empat rakaat menjadi dua rakaat, semisal dzuhur, ashar dan isya dapat dilakukan menjadi dua rakaat saja. Sedangkan shalat jamak adalah mengumpulkan dua shalat dalam satu waktu, misalnya dzuhur dan ashar bisa dilakukan dalam satu waktu, baik itu dalam dzuhur atau ashar. 

Bagi seorang muslim yang sedang melakukan perjalanan dengan jarak yang sudah memenuhi syarat, maka boleh memendekkan shalatnya yang empat rakaat menjadi dua rakaat.

Dalilnya : 

– QS An-Nisa 4:101

وإذا ضربتم في الأرض فليس عليكم جناح أن تقصروا من الصلاة إن خفتم أن يفتنكم الذين كفروا

Artinya: Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu men-qashar sembahyang(mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu.

  • Hadits sahih riwayat Bukhari:
أن ابن عمر وابن عباس رضي الله عنهم، كانا يقْصُران ويُفْطران في أربعة بُرُد، وهي ستة عشر فرسخاً

Artinya: Bahwa Ibnu Umar dan Ibnu Abbas keduanya mengqashar shalat dan tidak puasa Ramadan pada jarak perjalanan empat burud yaitu 16 farsakh.

  • Hadits sahih riwayat Muslim dari Ya’la bin Umayyah
يعلى بن أمية، قلت لعمر: ما لنا نقصر وقد أمنا؟ فقال: سألت رسول اللّه صلى اللّه عليه وسلم فقال: صدقة تصدق اللّه بها عليكم فاقبلوا صدقته

– Hadits sahih riwayat Bukhari Muslim (muttafaq alaih) dari Ibnu Umar

صحبت النبي صلى اللّه عليه وسلم، فكان لا يزيد في السفر على ركعتين، وأبو بكر، وعمر، وعثمان كذلك؛

– Dalam kitab hadits Muwatta’ Malik I/313 dari Aslam

أن عمر بن الخطاب [ ص: 313 ] صلى للناس بمكة ركعتين فلما انصرف قال يا أهل مكة أتموا صلاتكم فإنا قوم سفر ثم صلى عمر ركعتين بمنى 113 ولم يبلغنا أنه قال لهم شيئا

– Ijmak ulama fiqih atas bolehnya shalat qashar bagi musafir yang memenuhi syarat.

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk seseorang yang berada dalam perjalanan untuk dapat melakukan shalat qashar. Yakni jarak perjalanan mencapai 48 mil atau sekitar 78 km. Harus ada niat jelas kemana aarah perjalanan yang akan dituju. Bukan perjalanan dosa.

Tidak boleh melakukan qashar apabila berniat tinggal ditempat yang dituju lebih dari empat hari.

Selanjutnya akan diposting tentang shalat Jamak, inshaa allah. 

Wassalamualaikum,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s