Tata Cara Mandi Junub Bagi Muslimah

Setiap perempuan yang telah baligh, pasti akan mengalami haid. Begitu selesai haid, wanita muslimah diwajibkan untuk membersihkan / mensucikan diri untuk kembali beribadah. Untuk muslimah yang sudah menikah, melakukan junub bukan hanya setelah haid saja. Pada masa haid, larangan ibadah yang dilakukan muslimah adalah sholat dan puasa, untuk obadah lainnya boleh, saya sudah pernah posting disini.

Bagi muslimah, mandi junub dibedakan antara mandi junub haid dan nifas. Adapun caranya sebagai berikut:

Berikut ini, ringkasan tata cara mandi junub seorang Muslimah yang disunnahkan adalah sebagai berikut:

  • 1. Niat (Menurut para ulama niat itu tempatnya di hati).
  • 2. Mencuci tangan terlebih dahulu sebanyak tiga kali sebelum tangan tersebut dimasukkan dalam bejana atau sebelum mandi.
  • 3. Membersihkan kemaluan dan kotoran yang ada dengan tangan kiri.
  • 4. Mencuci tangan setelah membersihkan kemaluan dengan menggosokkan ke tanah (atau lantai) atau dengan menggunakan sabun.
  • 5. Berwudhu dengan wudhu yang sempurna seperti ketika hendak shalat.
  • 6. Menyiramkan air ke atas kepalanya tiga kali.
  • 7. Mengguyur air pada kepala sebanyak tiga kali hingga sampai ke pangkal rambut atau kulit kepala dengan menggosok-gosokkannya dan menyela-nyelanya (Tidak wajib bagi wanita untuk mengurai ikatan rambutnya).
  • 8.  Mengguyur air ke seluruh badan dimulai dari sisi yang kanan setelah itu yang kiri.

Semoga artikelnya bermanfaat ^_*

Advertisements

One thought on “Tata Cara Mandi Junub Bagi Muslimah

  1. Pingback: Haid dalam pandangan islam |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s